siap.click – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Bilqis Bintang Zahid, siswi kelas 4 SD Muhammadiyah Satu Jakarta. Gadis cilik yang akrab disapa Bilqis ini berhasil menyabet juara dalam ajang bergengsi Kejuaraan Panahan Tradisional Horsebow Kemenpora 2025 yang digelar di Sentul City, Bogor, pada 6 September 2025.
Kejuaraan yang dikenal dengan nama FesPati Horsebow Championship 2025 ini merupakan salah satu agenda resmi Kemenpora RI dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2025. Bilqis yang tergabung di Klub PP Al Ihsani Archery Jakarta sukses mempersembahkan medali emas pada babak eliminasi serta medali perak pada babak kualifikasi di kelas U12 jarak 10 meter. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara meski baru pertama kali mencoba jarak 10 meter. Awalnya hanya ingin belajar teknik, ternyata hasilnya lebih dari yang saya bayangkan,” ujar Bilqis dengan penuh syukur.
Perjalanan Bilqis di dunia panahan dimulai tiga tahun lalu. Ia terinspirasi dari sang kakak yang lebih dulu aktif mengikuti kompetisi, serta kebiasaan di TPA yang mengajarkan memanah sebagai salah satu sunah Rasulullah SAW. Dari situ muncul tekad untuk menekuni panahan tradisional horsebow secara serius.
Sejak itu, bakat Bilqis semakin menonjol. Dalam setahun terakhir, ia langganan naik podium di berbagai kejuaraan. Beberapa prestasi di antaranya juara pertama Al Ihsan Competition (Februari 2025), juara pertama Alif Bow Challenge (Januari 2025), juara pertama Darul Quran Sport Competition (Januari 2025), juara kedua Red Arrow Competition 2025, serta prestasi gemilang di Liga Memanah Berkuda Indonesia (LMBI) di Klaten dan Pengalengan. Pada lomba di Kementerian Kebudayaan RI Mei 2025, ia bahkan meraih Best Score.
Beri Kesempatan
Meski masih berusia 9 tahun, Bilqis memilih bertanding di kelas U12 sebagai tantangan. Keputusannya untuk tidak ikut di kelas U9 jarak 5 meter didasari keinginannya memberi kesempatan atlet lain meraih juara. “Lawan-lawan di kelas ini hebat-hebat, rata-rata sudah kelas 5 dan 6 SD. Tapi justru itu yang membuat saya semakin semangat belajar,” ungkap Bilqis yang memiliki akun ig @fbfamily88
Kini Bilqis tidak hanya menekuni panahan, tetapi juga mulai belajar berkuda agar dapat menguasai horsebow secara sempurna. Panahan berkuda menjadi cita-cita yang ingin ia tekuni hingga ke level internasional. “Saya ingin menjadi expert horsebow dan suatu saat bisa menjadi pelatih. Rasanya sudah menemukan keasyikan di olahraga ini,” ujar Bilqis penuh keyakinan.
Selain panahan, Bilqis juga memiliki hobi menggambar. Namun, baginya panahan tradisional horsebow adalah jalan yang ingin terus ia tekuni. Dengan deretan prestasi sejak usia dini, peluang untuk menjadi atlet panahan berkuda profesional Indonesia di masa depan terbuka lebar.
Di balik prestasi Bilqis, dukungan keluarga menjadi kunci. Ayahnya, Helmi Zahid, yang berprofesi sebagai entrepreneur distributor British Propolis, dan ibunya, Anita Khairani atau yang akrab disapa Madam Anita, selalu mendampingi setiap kali Bilqis bertanding. “Sebagai salah satu olahraga yang dianjurkan dalam Islam, panahan sangat baik ditekuni karena bermanfaat bagi kesehatan tubuh, melatih ketangkasan, kefokusan, serta kerja sama antara manusia dan kuda,” ujar Helmi.
Peran pelatih juga memberikan support sangat besar juga bagi Bilqis. Dirinya berharap pemerintah bisa memberi dukungan penuh sebagaimana negara lain yang sudah memfasilitasi atlet panahan berkuda tanah air hingga ke kancah internasional.
Madam Anita menambahkan, perhatian keluarga tidak hanya pada prestasi tetapi juga kesehatan putrinya. “Bilqis rajin mengonsumsi minyak ikan salmon Norwegia dari Atlantik. Kandungan omega-3, DHA, EPA, DPA, dan Astaxanthin sangat membantu menjaga fokus, stamina, serta kesehatan jantung, otak, mata, dan sistem imun,” ungkap Madam Anita.

