siap.click – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun turut ambil bagian dalam gelaran Jakarta Economic Forum 2025 yang berlangsung di Plaza Tenggara, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Forum ekonomi tahunan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga lembaga publik dalam memperkuat fondasi ekonomi berkelanjutan di Ibu Kota.
Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menyampaikan bahwa forum ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui kerja sama lintas sektor.
“Jakarta Economic Forum diharapkan menjadi wadah strategis pertukaran gagasan dan kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui sinergi ini, kita memperkuat fondasi ekonomi Jakarta yang berdaya saing global, berkeadilan, dan berbudaya,” ujar Pramono.
Dengan mengangkat tema “Simfoni Ekonomi Jakarta Menuju Kota Global yang Berbudaya”, forum ini menyajikan rangkaian kegiatan kolaboratif untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.
Sosialisasi
Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun memberikan sosialisasi kepada pelaku UMKM dan masyarakat yang hadir, guna meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Program yang disampaikan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun, Ferry Yuniawan, menyebut bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, memiliki perlindungan yang layak. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dengan dunia usaha sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Ferry.
Selain sosialisasi, BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun juga membuka booth layanan dan konsultasi. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai pendaftaran peserta, manfaat perlindungan, hingga prosedur klaim yang kini semakin mudah melalui layanan digital BPJS Ketenagakerjaan.
Ferry berharap kegiatan ini mampu memperkuat peran bersama dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan dan berkeadilan. “Kami berharap Jakarta menjadi kota inklusif dan berdaya saing, di mana setiap pekerja memiliki perlindungan sosial sebagai fondasi ekonomi yang kuat,” lanjut Ferry.
Jakarta Economic Forum 2025 juga menampilkan 80 gerai UMKM yang menghadirkan produk lokal unggulan, mulai dari kuliner, fashion, hingga kriya kreatif. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti berbagai sesi edukasi dan kegiatan interaktif sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha dan pemberdayaan masyarakat.

